Mencangkok ini merupakan salah satu cara perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif (tak kawin) buatan. Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan yang batangnya berkayu atau berkambium (tumbuhan dikotil).
Tujuan dilakukannya pencangkokan adalah;
- Untuk mendapatkan individu/tumbuhan baru yang memiliki sifat sama persis dengan indukannya.
- Agar tumbuhan baru cepat berbuah.
Keuntungan mencangkok yaitu;
- Dapat memilih sifat sesuai dengan yang dikehendaki.
- Tanaman hasil cangkokan cepat menghasilkan.
- Sifat tanaman sama dengan induknya.
- Cepat berbuah.
- Mutu buahnya sama dengan induknya.
Kerugian dari pencangkokan;
- Sedikit menghasilkan tanaman baru.
- Memiliki akar yang kurang kuat (akar serabut), sehingga gampang roboh.
- Tanaman induk akan mudah rusak jika terlalu banyak dicangkok.
- Tumbuhan terlalu besar dan rimbun daunnya.
Syarat- syarat tumbuhan yang akan dicangkok yaitu;
- Tidak terlalu tua atau terlalu muda.
- Ukurannya tidak terlalu besar.
- Batangnya lurus.
- Cabang berwarna coklat muda dan kulit mulus.
Langkah-langkah dalam mencangkok, yaitu;
- Menguliti bagian batang tumbuhan.
- Membersihkan kambiumnya. Hal ini bertujuan agar batang tidak tertutup kulit lagi, dan mempercepat keluarnya akar baru.
- Menutupi batang yang sudah bersih dari kulit dan kambium dengan tanah yang subur.
- Membungkus batang yang telah ditutupi tanah dengan sabut kelapa atau plastik (beri lubang-lubang kecil, hal ini bertujuan, kemudian ikat dengan rapi.
- Jaga kelembaban tanah dengan rutin menyiraminya dengan air.
- kurang lebih 3 sampai 8 minggu akar akan keluar, tunggu akar sampai berwarna kecoklatan, kemudian potong batang hasil cangkokan. Tumbuhan hasil cangkokan siap ditanam.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar